NADIKABAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,04 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan III-2026, tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,47 persen pada periode tersebut.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, yakni mencapai 51,97 persen.

“Pada triwulan III-2026, komponen ini tumbuh sebesar 5,04 persen yang menunjukkan masih terjaganya tingkat konsumsi masyarakat,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M Edy Mahmud dalam konferensi pers Rilis BPS di Jakarta, Kamis.

Jika dilihat dari sumber pertumbuhannya, konsumsi rumah tangga juga menjadi penyumbang terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, dengan andil mencapai 2,62 persen dari total pertumbuhan sebesar 5,47 persen.