Meme "Mbappe Diktator" seperti dilansir dari Reuters mulai muncul pada 2022, ketika Mbappe memperpanjang kontrak bersama Paris Saint-Germain (PSG). Meme itu merupakan sindiran pada Mbappe yang santer dikabarkan memiliki pengaruh besar dalam pengambilan keputusan klub, termasuk menentukan pemain yang dimainkan, dipecat, hingga dijual.

Popularitas meme itu semakin meningkat setelah Mbappe meninggalkan PSG pada 2024 dan bergabung dengan Real Madrid. Berbagai suntingan gambar bermunculan di media sosial, dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) turut memperbanyak variasi meme yang menggambarkan Mbappe sebagai seorang diktator.

Salah satu figur yang sering muncul dalam meme tersebut adalah Mobutu Sese Seko, mantan penguasa Zaire yang dikenal dengan topi bermotif kulit macan tutul.

Julukan "Mobut" kemudian digunakan rekan setim Mbappe di timnas Prancis, Ousmane Dembele. Mbappe menganggap interaksi tersebut sebagai candaan, tetapi menilai sejumlah meme lain menunjukkan kurangnya kesadaran politik dan kemanusiaan.