NADIKABAR.COM β Jumlah korban tewas akibat runtuhnya tambang emas di Departemen Narino, Kolombia barat daya, meningkat menjadi 14 orang. Sementara, jumlah korban luka tercatat tujuh orang. Empat di antaranya dalam kondisi serius, kata seorang pejabat setempat, Senin.
Insiden tersebut terjadi di sebuah tambang emas terbuka di sepanjang Sungai Iscuande, di wilayah administratif Santa Barbara de Iscuande, pesisir Pasifik Kolombia.
Alex Gonzalez, Sekretaris Perdamaian dan Hak Asasi Manusia Narino, mengatakan kepada Noticias Caracol bahwa 13 jenazah telah ditemukan di Santa Barbara de Iscuande, sedangkan satu jenazah lainnya berada di wilayah tetangga, Guapi, di Departemen Cauca.
βSejauh ini, terdapat 14 korban tewas yang telah dikonfirmasi. Sebanyak 13 jenazah telah ditemukan di wilayah Santa Barbara de Iscuande, dan satu jenazah berada di wilayah Guapi. Selain itu, tujuh orang mengalami luka-luka,β kata Gonzalez.
Empat korban luka berada dalam kondisi serius. Menyikapi hal tersebut, Kantor Gubernur Narino berkoordinasi dengan Divisi III Angkatan Darat Kolombia untuk mengatur evakuasi melalui udara ke Tumaco guna mendapatkan perawatan medis.
Gonzalez mengatakan kecelakaan terjadi ketika sebagian area tambang terbuka tersebut runtuh dan menimbun para pekerja yang berada di lokasi.
Pada Selasa, Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia di Kolombia mendesak otoritas Sistem Nasional Manajemen Risiko Bencana untuk mengambil langkah-langkah guna membantu para korban luka dan keluarga terdampak.
βKami mendesak negara untuk melaksanakan seluruh langkah pencegahan yang diperlukan melalui upaya transformasi wilayah, serta penyelidikan dan pemberian sanksi terhadap kegiatan ilegal di wilayah tersebut,β kata organisasi tersebut melalui platform media sosial X.
βKegiatan-kegiatan ini berdampak pada masyarakat yang terpaksa bekerja di tempat-tempat tersebut tanpa jaminan perlindungan apa pun, selain menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat,β tambahnya.
Tambang tersebut berada di wilayah yang dikelola Dewan Komunitas Daerah Aliran Sungai Iscuande.
Laporan awal menyebutkan sembilan orang tewas. Namun, jumlah korban meningkat menjadi 14 orang seiring dengan berlanjutnya upaya penyelamatan.
Gonzalez mengatakan operasi pencarian telah berakhir dan tidak ada lagi orang yang dilaporkan hilang.
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan