Seorang pilot helikopter yang menyaksikan banjir bandang mematikan itu mengatakan ketinggian gelombang mencapai sekitar 5-6 meter. Dia sempat mengira angkatan bersenjata tengah menggunakan bahan peledak.

"Sekitar lima menit sebelum mendarat, kami melihat debu membumbung tinggi dari sungai," ujar Aman Budathoki kepada NadiKabar.

"Awalnya terlihat seperti tanah longsor. Kami bahkan sempat mengira apakah tentara sedang menggunakan bahan peledak untuk pembangunan jalan," imbuhnya

Namun dalam hitungan detik, pilot itu melihat air banjir berwarna gelap disertai puing-puing meluncur deras dan bercampur dengan air jernih. Dia menyebut situasi di lokasi sangat menakutkan.