Pernyataan itu menuai kritik dari berbagai pihak yang menganggapnya sebagai upaya untuk memicu perpecahan.

Meskipun demikian, Lee tetap pada pendiriannya dengan menegaskan bahwa kebijakan apa pun yang memberikan keistimewaan hingga berujung pada diskriminasi terbalik (reverse discrimination) tidak dapat dibenarkan.

Pemerintah Kota Seoul telah memulai pemeriksaan terhadap 26 program dukungan bagi keluarga multikultural di ibu kota tersebut, termasuk kebijakan yang memberikan prioritas bagi anak-anak dari keluarga multikultural untuk mendapatkan tempat di pusat penitipan anak, terlepas dari tingkat pendapatan keluarga mereka.

Pemerintah kota juga mengelola pusat perawatan pascapersalinan yang memberikan akses prioritas bagi ibu dari keluarga multikultural serta individu yang dianggap berjasa bagi negara.

Sebelum komentar presiden tersebut muncul, Wali Kota Seoul Oh Se-hoon dilaporkan telah menginstruksikan jajaran pejabat kota untuk mencari cara guna memperbaiki program-program tersebut.