"Dalam tahun ini, kami akan memastikan unit-unit militer mampu memilih dan menggunakan berbagai jenis senjata tersebut sesuai dengan tujuan operasional dan karakteristik spesifik target," ujar direktur jenderal Administrasi Rudal Korea Utara.

Dilansir situs Asosiasi Pengendalian Senjata Arns Control Association, adapun bom klaster merupakan jenis senjata konvensional yang dirancang untuk melepaskan submunisi eksplosif hingga ratusan submunisi di area yang luas.

Berdasarkan foto-foto yang dirilis KCNA memperlihatkan sebuah proyektil yang ditembakkan dari peluncur bergerak, dengan semburan api berwarna oranye. Gambar lainnya menunjukkan dampak dari bom klaster yang menghantam sebuah target di sebuah pulau.