Menanggapi hal tersebut, Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan pihaknya menyadari keluhan tersebut membutuhkan penanganan khusus.

"Kami sangat mengapresiasi setiap masukan dan laporan dari pelanggan. Kenyamanan, keamanan, serta kebersihan layanan di dalam bus dan halte adalah komitmen utama kami. Hal ini menjadi fenomena baru yang langsung kami tanggapi secara serius," ujar Ayu dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9/2026).

Transjakarta juga akan memperketat pengawasan petugas di lapangan. Selain itu, kebersihan armada dan halte akan ditingkatkan melalui pengecekan secara berkala.

"Saat ini kami sedang menyiapkan SOP penanganan yang lebih adaptif, seraya menginstruksikan pengetatan pengawasan oleh petugas di lapangan," ungkapnya.