NADIKABAR.COM — Kedutaan Besar Korea Selatan (Korsel) di Indonesia bekerja sama dengan Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) mengajak mahasiswa menyumbang gagasan untuk memperkuat hubungan kedua negara dengan berpartisipasi dalam lomba menulis nasional.

Kedutaan Besar Korsel melalui pernyataan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, menyatakan bahwa kompetisi tersebut diselenggarakan untuk memperingati peningkatan status hubungan bilateral kedua negara menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus yang dicapai melalui kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Korsel pada April 2026.

“Harapannya, gagasan-gagasan generasi muda mengenai masa depan hubungan Korea-Indonesia melalui kompetisi ini dapat berkembang menjadi diskusi yang lebih mendalam tentang hubungan bilateral kedua negara” bunyi pernyataan kedutaan.

Kedutaan menjelaskan bahwa pendaftaran kompetisi yang turut didukung oleh Friends of Korea dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul ini, telah dibuka sejak 13 Oktober hingga 27 November 2026 dan dapat diikuti oleh mahasiswa sarjana dan pascasarjana di Indonesia dan Korsel.

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Didi Sukyadi, juga anggota Friends of Korea menilai mahasiswa perlu memperoleh kesempatan untuk memahami isu bilateral, menilai peluang dan tantangannya, kemudian menyampaikan gagasan berdasarkan pengetahuan dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sukyadi yang juga menjadi salah satu juri, berharap mahasiswa dapat menghadirkan gagasan yang orisinal, berbasis data, dan memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.

“Saya melihat keterlibatan Friends of Korea sebagai peluang untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam hubungan Indonesia-Korea Selatan. Hubungan antarmasyarakat tumbuh melalui perjumpaan, dialog, dan pengalaman bekerja bersama,” ujarnya.

Sementara itu, CEO dan Co-founder Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) Edna Caroline berharap kompetisi ini mendapat sambutan luas dari mahasiswa Indonesia, baik yang menempuh pendidikan di dalam negeri maupun di Korea Selatan.

Ia mengajak generasi muda untuk berpartisipasi aktif dengan menyampaikan gagasan yang kreatif, kritis, dan konstruktif mengenai peluang penguatan hubungan bilateral kedua negara.

“Melalui kompetisi ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya melihat hubungan Indonesia-Korea dari perspektif kerja sama yang telah terjalin, tetapi juga mampu menawarkan ide-ide baru untuk memperluas kolaborasi di masa depan,” ujar Edna.

ISDS merupakan kelompok riset yang terdiri dari para ahli dan jurnalis yang berfokus pada isu-isu strategi, pertahanan, dan geopolitik di Indonesia.