NADIKABAR.COM — Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung berjanji terus mengupayakan langkah praktis untuk mengurangi ketegangan militer dengan Korea Utara, meski kedua pihak berselisih menyusul ledakan ranjau di zona demiliterisasi (DMZ).

"Pemerintahan saya akan secara konsisten mengupayakan langkah-langkah praktis untuk mengurangi ketegangan militer antara kedua Korea," kata Lee, seperti dikutip kantor berita Yonhap, Kamis.

Lee menyampaikan pernyataan tersebut dalam upacara memperingati Hari Angkatan Bersenjata ke-78 di markas militer Gyeryongdae, Provinsi Chungcheong Selatan.

Dia mengatakan hubungan kedua Korea masih sangat tegang, tetapi Korea Selatan akan berupaya dengan sabar memperbaikinya.

"Persoalan dalam hubungan antar-Korea sangatlah kompleks, tetapi kami akan terus berupaya secara konsisten dan sabar untuk menguraikannya satu per satu," kata Lee.