Militer Korea Selatan menyatakan ranjau yang meledak tersebut ditanam oleh Korea Utara. Seoul menyebut insiden itu sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata serta menuntut permintaan maaf dan langkah yang sesuai dari Pyongyang.

Sementara itu, Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sekaligus pejabat Departemen Komite Sentral Partai Pekerja Korea, membantah keterlibatan Pyongyang dalam dugaan ledakan ranjau tersebut.

Kim menyebut tuduhan itu sebagai tindakan provokasi.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan