Dzikri menambahkan, selain bangunan rumah, harta benda milik korban juga tidak terselamatkan. "Rumah Pak Endeng dan Pak Haji Hafid habis, bahkan ada padi yang baru dipanen juga hangus," imbuh Dzikri.

Kepala BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan musibah tersebut pada pukul 11.30 WIB. Dua unit mobil Damkar dan satu mobil suplai air diterjunkan untuk menjinakkan api.

"Sekarang sedang proses pendinginan, ada dua rumah yang terdampak," kata Budi.

Budi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah mengingat kondisi rumah yang rusak berat.

"Tak ada korban, tapi memang kerusakan akibat kebakaran parah, rumah sudah tak bisa dihuni lagi," kata Budi.