NADIKABAR.COM — Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwakarta berinisial GD yang viral mencambuk pria di Kantor Pelayanan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor disanksi tegas. Pelaku dicopot dari jabatannya sebagai korwil untuk menjalani sidang kode etik di kantor Badan Gizi Nasional (BGN).
"Yang bersangkutan (GD) sudah dicopot sebagai Korwil Purwakarta dan akan dilanjutkan sidang etik ASN Senin di BGN Pusat," kata Kepala KPPG Bogor Haidir dimintai konfirmasi, Minggu (16/10/2026).
GD diduga melakukan penganiayaan terhadap Kepala SPPG berinisial RAN, dengan cara dicambuk berkali-kali di kantor KPPG Bogor, pada Rabu (14/10) sore. Kejadian tersebut terekam kamera hingga viral di media sosial (medsos).
Haidir belum menjelaskan detil pemicu keributan terkait masalah pekerjaan atau urusan pribadi. Haidir menyebut motif keributan akan disampaikan saat sidang kode etik di BGN.
"Iya besok baru akan menjalani sidang etik. Dia kan dikasih kesempatan untuk menjelaskan sebelum diputuskan. Untuk memberikan klarifikasi, untuk tim etik mendalami seperti apa kejadiannya dan segala macam. Besok disidang itu akan didalamin," kata Haidir.
Diberitakan sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) menindaklanjuti beredarnya video dugaan penganiayaan di lingkungan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Jawa Barat. Koordinator wilayah (Korwil) Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Purwakarta yang diduga mencambuk pria di KPPG Bogor akan menjalani sidang etik.
"Sebagai tindak lanjut atas hasil investigasi, posisi yang bersangkutan sebagai Koordinator Wilayah Purwakarta akan dilakukan penanganan melalui sidang etik kepegawaian di Biro SDMO BGN Pusat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) BGN, Rahman, dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).