NADIKABAR.COM — Gubernur Bali Wayan Koster membahas peluang konversi kendaraan konvensional ke kendaraan berbasis listrik saat menerima kunjungan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu di Denpasar, Jumat.

“Kami terus mendorong kebijakan ini, saya sangat membutuhkan pihak ketiga yang tertarik melakukan konversi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik tanpa menimbulkan beban bagi pengguna,” kata Koster.

Ia mengatakan skema konversi yang melibatkan pihak ketiga tersebut dirancang agar masyarakat tidak terbebani biaya tambahan dalam beralih ke kendaraan listrik.

Pemprov Bali berharap Pemerintah Korea Selatan dapat mendukung program konversi ini melalui kerja sama teknologi, investasi, dan penyediaan stasiun pengisian daya.

Pembahasan konversi kendaraan sendiri berlangsung sehari setelah Pemprov Bali menerima hibah 11 unit bus listrik dan enam stasiun pengisian daya dari Pemerintah Korea Selatan.

Gubernur kembali berterima kasih atas hibah tersebut, ini dinilai sebagai momentum mempercepat pengembangan transportasi publik ramah lingkungan di Bali.