Adi menjelaskan delapan KWK dikembangkan dengan mengangkat karakter dan potensi masyarakat di masing-masing kawasan, sehingga pariwisata tidak hanya bertumpu pada daya tarik destinasi.

KWK Cigadung, misalnya, dikembangkan dengan konsep pariwisata berbasis masyarakat serta seni dan budaya. Sementara KWK Braga memiliki karakter sebagai kawasan seni, sejarah, dan cagar budaya di pusat Kota Bandung.