NADIKABAR.COM — Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria membawa kabur kotak amal dari Masjid At-Thohirah, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Ponorogo ramai diperbincangkan di media sosial. Meski video itu telah viral pihak Takmir Masjid tak hendak melaporkan kejadian itu ke polisi.
Berdasarkan rekaman CCTV, seorang pria datang dari arah timur sebelum akhirnya masuk ke lingkungan masjid. Pria itu sempat memantau keadaan sekitar,ia juga terlihat menuju area kamar mandi sebelum kembali mendekati lokasi kotak amal.
"Terus ke arah kotak amal yang satunya, tapi enggak sempat naik. Akhirnya, masuk ke kotak amal kedua," ujar Takmir Masjid At-Thohirah, Khoirul Mustaqim, Jumat (4/9/2026).
Meski aksi pencurian itu telah direkam kamera pengawas dan videonya tersebar luas, pihak takmir belum berniat melaporkan kejadian itu ke polisi. Khoirul mengaku sengaja menyebarkan rekaman itu agar pelaku melihat aksinya sendiri dan memiliki kesadaran untuk kembali ke masjid.
"Saya viralkan tujuannya supaya dia mau mendatangi kami. 'Pak Takmir, mau minta maaf.' Bukan mau melaporkan kok," ungkapnya.
Kotak amal yang hilang itu baru disadari takmir dan warga beberapa saat salat Subuh. Saat itu, keberadaan salah satu kotak amal memicu pertanyaan di tim redaksi para jemaah. Khoirul kemudian memastikan kejadian tersebut dengan memeriksa rekaman CCTV yang telah dipasang di area masjid.
"Kalau masalah ketahuannya, saya dari CCTV. Soalnya tadi saya subuhan itu kok kotaknya enggak ada. Nah, sempat ramai jadi bahan perbincangan para jemaah," tuturnya.
Uang yang berada di dalam kotak amal itu, kata Khoirul, sebenarnya tidak banyak. Pengurus memperkirakan jumlahnya hanya sekitar Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu. Itu karena kotak amal itu belum lama dikosongkan oleh pengurus. Biasanya, pengambilan uang dari kotak amal dilakukan setiap dua pekan sekali.
"Kotak amal itu sebelumnya baru dibuka Selasa dan biasanya pengurus masjid melakukan pengambilan uang setiap 2 minggu sekali. Jadi perkiraan kami cuma sedikit," jelasnya.
Aksi itu ternyata bukan kali pertama terjadi. Khoirul mengatakan pencurian kotak amal itu sudah terjadi hingga 3 kali. Dua peristiwa sebelumnya terjadi pada 2024, sebelum pihak masjid memasang kamera pengawas.
"Ini adalah kejadian ketiga. Yang dua kali memang belum dipasangi CCTV. Nah karena sudah kejadian itu, kami pasang CCTV. Kok ya ada yang nekat," kata Khoirul.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mangunsuman Aiptu Trianggono telah mendatangi Masjid At-Thohirah untuk melakukan pemeriksaan awal.
"Kami identifikasi, nanti kami telusuri," pungkas Trianggono.