NADIKABAR.COM — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menjajaki kerja sama strategis dengan Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) untuk memperluas akses kesempatan kerja di luar negeri sekaligus memperkuat penyiapan dan pelindungan pekerja migran Indonesia (PMI).

Penjajakan kerja sama dibahas dalam pertemuan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin dengan jajaran Pengurus Pusat PERMABUDHI yang dipimpin Ketua Umum Philip K. Widjaja di Kantor KP2MI, Jakarta, Kamis, menurut keterangan tertulis KP2MI.

"Kita harus memastikan pekerja migran Indonesia memiliki kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global," kata Mukhtarudin.

Dalam pertemuan itu, Menteri P2MI itu menawarkan pembentukan Migrant Center di perguruan tinggi yang berada di bawah naungan PERMABUDHI.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat informasi, edukasi, pelatihan, peningkatan kompetensi, hingga fasilitasi penempatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

"Migrant Center ini bisa menjadi wadah bagi perguruan tinggi untuk ikut berkontribusi dalam menyiapkan calon pekerja migran Indonesia. Jadi, kampus tidak hanya mencetak lulusan untuk kebutuhan dalam negeri, tetapi juga membuka wawasan dan akses terhadap peluang kerja global," katanya.