Amrullah mengaku sebelumnya telah mengirimkan sejumlah surat kepada KPK terkait temuan dugaan korupsi di Banyuwangi. Namun, hingga KPK datang ke Banyuwangi, dia menyebut belum mendapatkan jawaban atas laporan tersebut.
"Kami sudah kirimkan surat dan laporan lengkap terkait dugaan korupsi di Banyuwangi. Tapi tidak ada yang mendapat jawaban, disini kami ingin menyampaikan aspirasi terkait hal itu juga," imbuhnya.
Di sisi lain, jurnalis Banyuwangi, Haryadi, menyesalkan akses peliputan yang dibatasi selama kegiatan KPK berlangsung. Dia mengatakan tidak ada jurnalis yang diperbolehkan masuk ke area DPRD Banyuwangi untuk melakukan peliputan.
Menurut Haryadi, jika kegiatan tersebut hanya bersifat pembinaan dan evaluasi tata kelola pemerintahan, semestinya akses jurnalis untuk menjalankan kerja jurnalistik tidak perlu ditutup.