NADIKABAR.COM — KPK menggeledah rumah Bupati Klaten nonaktif Hamenangan Wajar Ismoyo setelah menetapkannya sebagai tersangka usai terjaring operasi tangkap tangan terkait dugaan suap audit BPK. Dalam penggeledahan tersebut, KPK menyita uang hingga perhiasan.
"Pekan ini penyidik memulai melakukan serangkaian kegiatan penggeledahan. Di antaranya rumah dinas Bupati, sejumlah kantor OPD, dan juga rumah tersangka," terang Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2026).
"Di mana dalam serangkaian kegiatan penggeledahan tersebut beberapa dokumen, sejumlah barang bukti elektronik, dan juga ada temuan uang, perhiasan ya di rumah dinas Bupati," lanjutnya.
Budi belum merinci jumlah uang yang disita. Dia juga belum menjelaskan nilai perhiasan yang turut disita.
"Tentu semuanya nanti akan didalami oleh penyidik dokumen-dokumen yang terkait," ujarnya.
Diketahui, KPK menetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo sebagai tersangka kasus suap perubahan hasil audit BPK. KPK mengungkapkan, Hamenang meminta BPK menghapus temuan dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terkait kelebihan pembayaran honorarium.