"Sehingga ujung dari suatu penanganan perkara tidak hanya untuk memberikan efek jera, tapi juga memulihkan uang negara secara maksimal," ujarnya.
Budi mengatakan KPK masih mendalami asal-usul uang yang disita tersebut, termasuk pihak wajib pajak yang berkaitan dengan pemeriksaan di KPP Madya Banjarmasin.
Budi menjelaskan proses pemeriksaan pajak biasanya melibatkan sejumlah pemeriksa dalam satu tim. Para pemeriksa juga dapat menangani sejumlah wajib pajak, baik perorangan maupun badan usaha.
"Dan tim itu juga tidak hanya melakukan pemeriksaan pajak terhadap satu wajib pajak saja. Ada wajib pajak-wajib pajak lain ya, ada wajib pajak perorangan, ada wajib pajak badan, beragam. Termasuk juga apakah pemeriksaannya ini berkaitan dengan pengajuan restitusi atau pemeriksaannya berkaitan dengan ketidakpatuhan wajib pajak dalam membayar pajak, ya apakah itu PPN, PPh, dan sebagainya," ujar Budi.
"Itu semuanya nanti akan didalami sehingga nanti kita akan bisa masuk ya ke dalam pihak-pihak siapa saja yang kemudian diduga memberikan sesuatu kepada penyelenggara negara ataupun ASN di lingkungan KPP Madya Banjarmasin dalam konteks pemeriksaan pajak tersebut," lanjut Budi.