Menurut dia, tanaman dapat mengalami layu, pertumbuhan menjadi kurang optimal, dan kondisi kekurangan air yang berat dapat memengaruhi hasil panen.

"Karena itu, pengelolaan air menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan produktivitas urban farming," ucap Taufik.

Selain itu, tingkat kerentanan tanaman terhadap kekurangan air juga berbeda-beda, tergantung jenis tanaman, fase pertumbuhan, kondisi media tanam, ukuran wadah, hingga tingkat paparan sinar matahari.

Tanaman yang memiliki kebutuhan air relatif tinggi dan tanaman yang masih berada pada fase awal pertumbuhan umumnya lebih rentan apabila pasokan air tidak mencukupi.

"Tanaman sayuran berdaun seperti kangkung, sawi, pakcoy dan selada perlu mendapat perhatian dalam pengaturan penyiraman," kata Taufik.