Ketahanan perbankan terjaga kuat tecermin dari tingkat permodalan atau capital adequacy ratio (CAR) pada September 2026 yang berada di level tinggi yakni sebesar 24,30 persen.

Likuiditas perbankan tetap memadai dengan rasio loan to deposit ratio (LDR) sebesar 88,11 persen, serta rasio alat likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) dan alat likuid terhadap DPK (AL/DPK) masing-masing sebesar 105,73 persen dan 24,08 persen.

Pada kesempatan yang sama, Friderica juga melaporkan kinerja sejumlah sektor jasa keuangan lainnya, termasuk pasar modal yang mencatatkan nilai penghimpunan dana sebesar Rp202,04 triliun hingga 28 Oktober 2026 (year to date/ytd).

Pada sektor perasuransian, penjaminan dan dana pensiun (PPDP), total aset industri asuransi per September 2026 mencapai Rp1.192,84 triliun atau tumbuh 0,98 persen (yoy).

Di industri dana pensiun, total aset mencapai Rp1.721,91 triliun atau tumbuh 6,11 persen (yoy), dengan aset dana pensiun program sukarela sebesar Rp410,97 triliun atau tumbuh 3,30 persen (yoy).