NADIKABAR.COM — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari mengatakan KRI Sriwijaya-100 disiapkan untuk mendukung penanganan bencana dengan kemampuan mengoperasikan helikopter dan pesawat nirawak selain menjalankan fungsi pertahanan maritim.
Qodari dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan penguatan kemampuan kapal induk pertama TNI Angkatan Laut tersebut mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas mengenai penanganan bencana.
Pemerintah, kata dia, mengarahkan modifikasi KRI Sriwijaya-100 agar dapat mengoperasikan helikopter dan pesawat nirawak.
"Kemampuan tersebut diprioritaskan untuk mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan," kata Qodari.
Menurut dia, Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan alat utama sistem senjata yang memiliki kemampuan bergerak cepat untuk menjangkau berbagai wilayah.