"Yang ketiga ini pelabuhan kan ada kejadian kemarin kebakaran (KM Mutiara Sentosa 2), walaupun sampai sekarang KNKT belum merilis penyebab kebakaran, tetapi banyak informasi beredar di luar adalah karena muatan," ujarnya.

Ia juga membandingkan sistem keamanan pelabuhan dengan bandara yang dinilainya jauh lebih steril dalam mendeteksi barang bawaan. Bahkan gunting kuku kecil pun bisa terdeteksi X-ray.

"Sementara itu tidak terjadi di angkutan laut. Ini yang sering kami sampaikan, angkutan laut ini harus steril, bisa dikontrol secara baik sama seperti bandara. Bandara barang-barang terlarang semua bisa dikontrol dengan baik, tapi di angkutan laut tidak bisa. X-ray hanya di terminal penumpang, itu pun tidak semua terminal penumpang ada," jelasnya.

"Tetapi di terminal kendaraan itu enggak ada X-ray. Sehingga kendaraan-kendaraan itu yang masuk ke kapal tidak tahu muatannya apa. Ini kan berbahaya dan suatu saat pasti akan terjadi lagi. Saya bisa memastikan itu. Kalau ini tidak dibenahi. Begitu. Tinggal nanti kapalnya siapa yang akan kejadian," tambahnya.