Kendati telah melampaui catatan rekor dunia, Shauna menjelaskan bahwa hasil ini masih membutuhkan proses verifikasi resmi dari federasi internasional sebelum disahkan.

"Memang untuk diakui sebagai rekor dunia harus melalui beberapa tahap pelaporan ke Akuatik Dunia (World Aquatics), dan sekarang semuanya sedang berproses," ujar srikandi klub renang URPA ITB Masters tersebut.

Lebih lanjut, perenang yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Jakarta ini turut melayangkan pujian terhadap atmosfer pertandingan dan kesiapan Indonesia selaku tuan rumah.

"Ini kali pertama saya ke Jakarta dan atmosfer perlombaannya begitu luar biasa. Saya pasti akan kembali ke Indonesia jika ada event renang master lagi di sini," ucapnya menambahkan.