Aprilia mengatakan posisi KRL itu sedang berhenti. Dia mengaku mendengar suara ledakan yang cukup kencang saat peristiwa itu terjadi.

"iya betul (posisi KRL berhenti) di stasiun Jakarta Kota, dan terdengar ledakan cukup kencang keluar cipratan api yang cukup banyak juga semacam petasan gitu dan menyembur," ucapnya.

Dia mengatakan seluruh penumpang akhirnya pindah ke KRL yang lain. "Kereta yang seharusnya berangkat setelah 17.49 WIB akhirnya diberangkatkan lebih dulu," katanya.

KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan terkait adanya kejadian di Jalur 10 Stasiun Jakarta Kota. Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menyampaikan gangguan operasional adanya percikan api pada pantograf itu terjadi di salah satu kereta Commuter Line nomor 1378 relasi Jakarta Kota-Bogor.