Namun saat mengikuti nomor open water finswimming (OWF) 3.000 meter. Insiden menimpa Syabilla dan merenggut nyawanya.

Kanitreskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto menjelaskan Syabilla diduga kehabisan napas. Korban sempat melambaikan tangan sebelum dievakuasi panitia.

"Dia memang atlet nasional telah mendapatkan medali dua kali. Tapi setelah kurang 200 meter dari finis dia tidak kuat, terus diangkat oleh tim dari panitia, dinaikkan perahu, dilakukan penanganan medis, dimasukkan ke ambulans dan dibawa ke rumah sakit," jelasnya.