NADIKABAR.COM — KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof Akhmad Sodiq di Jakarta, kemarin. Sementara itu sejumlah pejabat Unsoed turut diperiksa KPK di Mapolresta Banyumas.

Dalam perkembangannya, lima orang dibawa KPK ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Saat ini sejumlah ruangan pimpinan Unsoed di lantai 3 gedung rektorat disegel. Berikut kronologinya.

KPK melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang di gedung Sat Reskrim Polresta Banyumas. Pemeriksaan disebut berlangsung sejak sekitar pukul 12.00 WIB.

Kapolresta Banyumas Kombes Petrus Silalahi membenarkan adanya kegiatan KPK tersebut. Polisi hanya menyediakan tempat pemeriksaan, tidak mengetahui siapa saja yang diperiksa maupun perkara apa yang sedang didalami.

"Memang dalam konteks KPK itu meminta ruang periksa, ya pasti kita kasih. Karena hubungannya kan kelembagaan," kata Petrus kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).

"Kalau konteksnya, siapa yang diperiksa, kami nggak diberitahu," imbuhnya.

Informasi awal menyebut ada empat orang yang menjalani pemeriksaan di Polresta Banyumas. Dua di antaranya disebut sebagai pejabat Unsoed, sementara dua orang lainnya dari luar kampus Unsoed.

Sekitar pukul 15.32 WIB, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsoed, Prof Dr Ir Noor Farid, terlihat keluar dari gedung Sat Reskrim Polresta Banyumas untuk salat asar. Setelah itu, dia kembali menuju gedung Sat Reskrim. Farid tidak menjawab saat ditanya wartawan.

Pemeriksaan berlangsung hingga malam hari. Sekitar pukul 22.45 WIB, rombongan KPK keluar dari gedung Sat Reskrim Polresta Banyumas.

Lima orang kemudian dibawa ke Jakarta. Dua di antaranya merupakan pejabat Unsoed, yakni Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof Norman Arie Prayoga, dan Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan, Eko Sumanto.

Tiga orang lainnya disebut berasal dari luar Unsoed, yakni Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto dan Mulyono alias Nono. Saat dibawa menuju mobil, Norman sempat memberikan keterangan singkat kepada wartawan

"Mau dilanjutkan ke Jakarta pertanyaannya," kata Norman.

Norman kemudian masuk ke mobil yang telah disiapkan KPK. Sejumlah tas yang diduga berisi dokumen juga terlihat dibawa dalam rombongan tersebut.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsoed, Prof Dr Ir Noor Farid yang sebelumnya terlihat menjalani pemeriksaan tidak ikut dalam rombongan yang dibawa ke Jakarta malam itu.