"(Pembunuhan dilakukan) Kamar kosnya terduga pelaku. (Membunuh dengan cara) Dicekik," ungkap Bodia.

Ayah Mozza, Singgih menceritakan salah satu teman Mozza mengaku mendapat pesan dari Moza pada Kamis (26/6/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam pesan itu disampaikan Mozza hendak menuju ke Jogja.

"Setelah itu, tidak ada lagi yang bisa menghubungi dia. Ponselnya mati total," ujar Singgih.

Polres Semarang resmi menerima laporan orang hilang atas nama Mozza Axillia Gunarsa.

"Laporan orang hilang itu itu kan 28 Juni 2025 ya, 3 hari setelah peristiwa," terang Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia, Jumat (4/7).

Pembunuh Mozza diketahui pria berinisial MDVA (22) asal Banjarejo, Blora. Polisi pun menangkap pelaku saat menonton pertandingan voli di Blora.

"Pelaku diamankan pada hari Kamis malam Jumat (3/9) sekitar pukul 09.00 WIB di lapangan Voli Kalitengah Banjarejo. Kayaknya lihat voli," kata Kapolsek Banjarejo, AKP Gembong Widodo, saat dimintai konfirmasi NadiKabar melalui pesan singkat, Sabtu (5/9).

Polisi mengevakuasi kerangka manusia di tebing tol wilayah Jangli, Tembalang, Kota Semarang. Warga setempat yang mengaku bernama Parno mengatakan dirinya melihat ada ramai-ramai di TKP pada Jumat (3/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Saya dari luar, lewat banyak mobil polisi di sini. Terus saya pulang ganti baju bilang sama cucu saya 'dek ada apa kok banyak polisi?', terus cucu saya nengok di situ," kata Parno saat ditemui para wartawan di kediamannya, Jumat (4/9).