NADIKABAR.COM — Kecelakaan yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor berinisial HS di Jalan Kembang Elok 6, Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar), Senin pagi, diketahui bermula saat pengendara minibus menyenggol roda mobil lain.
Demikian keterangan Asep, salah satu sekuriti yang bekerja di sekitar lokasi kejadian. Ia mengaku mendapat informasi tersebut dari rekannya sesama sekuriti yang bekerja pada shift pagi, sekaligus saksi mata kejadian tersebut.
"Yang bawa mobil itu ibu-ibu, mobil Avanza, usianya sekitar 60 tahunan, udah lansia gitu lah. Jadi, dari awal, dia udah nyenggol mobil. Ini kesaksian dari teman-teman yang jaga pagi, ya," ujar Asep di lokasi kejadian, Senin.
Setelah menyenggol mobil lain, dia menyebutkan minibus itu kemudian menabrak korban pengendara sepeda motor.
"Iya, enggak tahu nabrak atau nyenggol lah bahasanya. Terus, dia mengarah ke sini, nabrak lagi motor di sini. Nyangkut tadi motornya," ujar Asep.
Tabrakan itu kemudian membuat pemotor sempat terseret hingga beberapa meter dari titik tabrakan.
"Jadinya, (pengemudi mobil) itu dia enggak sadar, kalau habis nabrak. Sama teman saya yang aplusan (bertugas) terus disetopin 'Bu, itu ada orang (korban pemotor)', baru mobil berhenti," tutur Asep.
Sementara itu, Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, mengatakan korban mengalami luka parah pada bagian kepala sehingga tewas di lokasi kejadian.
"Mengalami luka pada bagian kepala, robek, meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara)," ungkap Joko.
Awalnya, kata dia, minibus bernomor polisi B-1920-BRB yang dikemudikan oleh perempuan berinisial LL melaju di Jalan Kembang Elok 6 dari arah selatan menuju utara.
"Setibanya di dekat Gereja Kristus Yesus Puri Indah, menabrak sepeda motor yang dikendarai korban," ujar Joko.