Donny mengatakan pihaknya kemudian berupaya membubarkan massa menggunakan perlengkapan pengendalian huru-hara.

Akan tetapi, ia mengklaim massa terus melakukan tindakan anarkis hingga membuat keselamatan personel terancam. Karena alasan itulah, Donny mengaku pihaknya meningkatkan upaya pengamanan secara bertahap mulai dari tembakan peringatan menggunakan amunisi hampa hingga amunisi karet.

"Setelah massa membubarkan diri, personel TNI menurunkan Bendera Bulan Bintang di lokasi kegiatan," jelasnya.

"Dalam peristiwa tersebut, tercatat 14 warga menjadi korban, yaitu satu orang meninggal dunia dan 13 orang mengalami luka-luka," imbuhnya.

Donny mengatakan korban meninggal dunia yang bernama Abzalul Riza merupakan warga Desa Dayah Gampong Baro, Tiro, Pidie. Ia menyebut jenazah korban telah dimakamkan pada Kamis (5/11) pukul 01.00 WIB.