"TNI AD menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya warga dalam peristiwa tersebut serta berharap seluruh korban luka segera pulih," katanya.

Sementara itu informasi yang diterima NadiKabar.com, warga Pulo Kenari awalnya diduga mengadang TNI yang ingin menurunkan bendera bulan bintang. Mereka menjaga agar personel TNI tidak masuk ke pekarangan musala.

Amran, seorang warga Pulo Kenari yang saat itu berada di lokasi menyebutkan aparat TNI tidak lagi menembakkan senjata ke atas, namun diarahkan ke kerumunan warga yang mengadang aparat.

"Cukup jelas tembakan itu diarahkan ke kami ada banyak korban luka-luka akibat kena tembak dan ada yang meninggal," kata Amran saat dikonfirmasi.