Sementara itu, kereta Iryo yang melaju dari arah berlawanan masih berhenti di rel, sekitar 25 kilometer di depan kereta Renfe.

Menurut Puente, kereta Renfe diizinkan melaju tanpa pembatasan kecepatan. Pada pukul 08.36 hingga 08.52 waktu setempat, kereta tersebut menempuh jarak sekitar 25 kilometer dengan kecepatan hingga 200 kilometer per jam.

Kereta Renfe itu kemudian menabrak kereta Iryo yang masih berhenti di jalur tersebut. Puente mengaku heran dengan keputusan yang diambil pusat kendali. Dia menyebut kecelakaan itu sebagai peristiwa yang sulit dipahami.

"Sungguh tidak masuk akal," ucap dia.