NADIKABAR.COM — Aktor senior Yadi Mulyadi atau yang dikenal dengan nama Yadi Timo meninggal dunia akibat serangan jantung. Sahabat dekatnya, Denpus, mengungkap kronologi sang aktor meninggal.
Jenazah Yadi Timo telah dimakamkan di TPU Dreded, Jalan Dreded No. 43, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat (16/7/2026).
Denpus mengatakan dirinya mendapat kabar duka tersebut setelah menunaikan salat Subuh. Ia mengaku terkejut mendengar kepergian sahabatnya itu, terlebih Yadi masih sempat beraktivitas dan bercengkerama dengan teman-temannya pada malam sebelumnya.
"Malamnya, saya dengar masih kumpul-kumpul sampai jam-jam sampai jam 10.30 malam masih kumpul di salah satu kantor PH, masih ngobrol-ngobrol sama teman-teman. Kebetulan saya gak hadir gitu. Beliau pulangnya jam 10.30 katanya, terus di rumah kena serangan jantung. Dibawa ke rumah sakit, kata dokter di perjalanan sudah sudah gak ada," ujar Denpus saat ditemui usai pemakaman di Bogor Selatan, Jumat (16/7/2026).
Denpus mengenal Yadi Timo sejak menempuh pendidikan teater di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) bersama-sama. Yadi merupakan mahasiswa angkatan 1988, sedangkan Denpus berasal dari angkatan 1986.
Menurut Denpus, perjalanan karier Yadi di dunia seni peran terbilang panjang. Almarhum disebut pernah terlibat dalam sejumlah proyek film sebelum lebih banyak berkarya di industri televisi, termasuk membintangi berbagai judul sinetron.
"Perjalanan berkeseniannya juga bagus, cukup panjang. Yang saya ingat terjun pertama kali ke dunia entertain tuh di film Petualangan Sherina kalau gak salah ya, Petualangan Sherina. Sekitar tahun '90 sekianlah ya, '99 atau '98, antara itulah ya. Terus ke sini makin ke sini mah banyak filmnya, tapi lebih lebih intens di televisi belakangan. Lebih intens di televisi," tuturnya.
Kiprah Yadi Timo di dunia hiburan membuatnya dikenal sebagai aktor yang kerap memerankan karakter dengan watak kuat. Kepergiannya pun meninggalkan duka bagi rekan-rekan sesama pelaku seni serta keluarga yang ditinggalkan.
Denpus yang turut ke pemakamanan Yadi Timo. Dia sangat kehilangan sosok yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan hidup dan kariernya.
"Ya doanya semoga almarhum Yadi Timo diampuni segala dosa-dosanya, diterima di sisi Allah yang terindah, keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketenangan," kata Denpus.
Ia juga memaknai kepergian Yadi pada hari Jumat sebagai sesuatu yang baik. Denpus berharap sahabatnya tersebut meninggal dalam keadaan husnul khotimah.
"Berpulangnya di hari Jumat, hari baik, gitu ya. Dan beliau memang orang baik, semoga khusnul khotimah," pungkasnya.