NADIKABAR.COM — Kantor Staf Presiden (KSP) mengawal percepatan peningkatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kelas D dan D Pratama menjadi kelas C. Dengan waktu penyelesaian tersisa 77 hari, KSP meminta seluruh pihak segera mengatasi kendala pembangunan agar program prioritas Presiden dapat rampung sesuai target.

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan percepatan pembangunan membutuhkan koordinasi yang kuat dan langkah penyelesaian yang terukur. Pemerintah juga harus memastikan rumah sakit yang dibangun dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

"Kami memiliki semangat untuk mendorong dan menuntaskan program Bapak Presiden. Waktunya tinggal 77 hari. Harapan kita, permasalahan-permasalahan yang ada di lapangan segera bisa kita urai, sehingga rumah sakit ini bisa berdiri tepat waktu dan manfaatnya betul-betul dirasakan oleh masyarakat," kata Listyo Sigit saat rapat koordinasi percepatan peningkatan kelas RSUD Batch 3 dan 4, di Gedung Bina Graha, Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/10/2026).

Dalam rapat tersebut, KSP bersama Kementerian Kesehatan, Danantara, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta para pelaksana konstruksi membahas progres pembangunan dan berbagai kendala di lapangan. Sejumlah persoalan yang dibahas meliputi anggaran, kondisi sosial dan geografis, ketersediaan material, hingga aspek keamanan yang berpotensi menghambat pembangunan.