β€œPerkembangan ini akan terus kami pantau dan kami mitigasi dampaknya,” tutur Suahasil.

Memasuki Oktober 2026, KSSK juga mencatat meningkatnya tekanan terhadap pasar keuangan domestik. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan perkembangan pasar saham turut diikuti oleh peningkatan arus modal keluar dari pasar saham.

Meski demikian, KSSK menilai fundamental ekonomi Indonesia dan respons kebijakan yang adaptif masih mampu menopang stabilitas sistem keuangan nasional.

Ke depan, KSSK akan terus memantau perkembangan pasar keuangan global dan domestik, sekaligus memperkuat koordinasi antarotoritas untuk mengantisipasi potensi dampak rambatan risiko global terhadap stabilitas sistem keuangan Indonesia.