Narasumber yang dihadirkan meliputi Rektor UMI Hambali Thalib dan Bupati Bantaeng Muhammad Fathul Fauzy Nurdin. Selain itu, hadir pula Associate Professor Mohd Faizal Kasmani dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) serta Dekan FSIKP UMI Nurjannah Abna.
"Tema 'Bridging Leadership, Education, and Innovation' kami pilih karena tiga aspek ini tidak dapat lagi berjalan sendiri-sendiri. Pendidikan membutuhkan kepemimpinan yang adaptif, kepemimpinan membutuhkan inovasi, dan inovasi harus diarahkan untuk menghasilkan dampak yang nyata," ujar Ketua Panitia Muhammad Idris.
Kehadiran para pembicara berlatar belakang beda tersebut ditujukan agar mahasiswa memperoleh cakrawala berpikir yang lebih luas. Rektor UMI membawakan materi kepemimpinan perguruan tinggi, sementara Bupati Bantaeng membagikan pengalaman pembangunan daerah.
"Kami ingin mahasiswa melihat bahwa apa yang dipelajari hari ini harus memiliki relevansi dengan persoalan masyarakat dan perkembangan dunia. Karena itu, orientasinya bukan hanya academic excellence, tetapi bagaimana keunggulan tersebut dikonversi menjadi global impact," ungkap Muhammad Idris.