β€œIni merupakan sinyal yang baik. Semakin banyak wisatawan dunia datang ke Indonesia dan semakin banyak pula masyarakat kita menikmati kekayaan destinasi di negeri sendiri,” kata dia.

Lebih lanjut, Ni Luh membeberkan bahwa kontribusi sektor pariwisata pada tahun 2025 terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 4,78 persen.

β€œPariwisata hari ini bukan hanya tentang perjalanan dan destinasi, tetapi tentang lapangan kerja, UMKM, investasi, devisa, konektivitas, budaya, lingkungan, serta ekonomi masyarakat di berbagai penjuru Indonesia. Pariwisata adalah salah satu penggerak perekonomian nasional,” katanya.

Kementerian Pariwisata memastikan pariwisata tidak hanya tumbuh dalam angka, tetapi juga tumbuh dalam manfaat. Setiap wisatawan yang datang diharapkan mampu menggerakkan usaha, setiap perjalanan membuka kesempatan, dan setiap destinasi yang berkembang meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tetap menjaga alam, budaya, serta identitas Indonesia.