NADIKABAR.COM — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan bertandang ke Brussel untuk menghadiri agenda Commission for the Conservation of Southern Bluefin Tuna (CCSBT). Dalam forum tersebut, KKP akan mengajukan kuota tambahan untuk penangkapan ikan tuna sirip biru selatan.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, mengatakan kuota ikan tuna sirip biru selatan untuk Indonesia saat ini hanya sekitar 5% dibanding negara-negara lain. Ia juga menyebut, kuota penangkapan ikan tersebut tidak berubah sejak 15 tahun terkahir.

"Besok, Sabtu malam saya berangkat ke Brussel untuk rapat tentang kuota tuna kita, kuota tuna biru kita, CCSBT. Ya di mana kuota biru Indonesia ini sudah 15 tahun hanya dikasih jatah 1.300 ton setahun. Kita ingin berjuang. Kita punya laut begitu luas, kenapa cuma 1.300 ton?" ungkap Latif dalam sambutannya di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Dalam forum tersebut, terang Latif, Indonesia akan mengajukan penambahan kuota penangkapan menjadi 15% dari sebelumnya 5%. Ia mengaku telah mendapat persetujuan dari Menteri KP, Sakti Wahyu Trenggono, untuk mengajukan tambahan kuota tersebut.