NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang juga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bicara langkah pemerintah mengurangi ketergantungan impor bensin. Salah satunya yakni mendorong penggunaan etanol sebagai campuran bensin yang akan dikembangkan mulai dari E20 hingga E50.

Langkah ini dilakukan menyusul implementasi B50 yang dinilai sudah bisa mengurangi impor solar.

Bahlil mengatakan, bahan baku etanol ini berasal dari jagung, singkong, hingga tebu. Ia pun meminta Bupati Karawang untuk memanfaatkan lahan yang belum produktif untuk ditanami bahan baku etanol.