NADIKABAR.COM — Kylian Mbappe kena boikot dua brand besar China akibat meledek Mao Zedong. Juru bicara Menteri Luar Negeri China, Guo Jiakun, angkat suara.
Melansir Guardian, dua brand China yakni Dongpeng dan Mengniu memutus kontraknya dengan Mbappe. Itu setelah beredar striker Real Madrid itu menjadikan Mao Zedong candaan.
Mao Zedong, tokoh revolusi dan pendiri China, diledek Mbappe saat ditanya soal meme favoritnya. Ia menyebut diktator China yang paling disukainya.
Komentar itu membuat masyarakat China marah. Sampai akhirnya, dua brand besar China memboikotnya.
Guo Jiakun, Juru Bicara Menteri Luar Negeri China, turut mengomentari aksi boikot pada Kylian Mbappe. Ia menilai semua ada konsekuensinya.
"ucapan dan tindakan yang menyakiti perasaan rakyat Tiongkok tentu saja akan mendapat penolakan bersama dari seluruh lapisan masyarakat Tiongkok," katanya, mengutip ABC News.
Di China, mengolok-olok Mao Zedong dianggap merendahkan pendiri bangsa dan banyak orang tak berani melakukannya. Atas dasar itu, dua produk besar China langsung memboikot Mbappe.
"Perusahaan kami dengan tegas menentang dan memiliki kebijakan toleransi nol terhadap perilaku apa pun yang menyinggung sentimen nasional," tulis Dongpeng, brand minuman energi China, dalam pernyataannya.
Senada dengan Dongpeng, Mengniu juga tegas mengecam Mbappe. Produsen minuman susu itu menilai kata-kata Mbappe melukai perasaan rakyat China.
"Dengan segera perusahaan kami mengakhiri semua kerja sama dengan Kylian Mbappe," kata Mengniu dalam pernyataannya.
"Mengniu dengan tegas menentang dan memiliki kebijakan toleransi nol terhadap kata-kata atau tindakan apa pun yang melukai perasaan rakyat China," tambahnya.
Dua produsen itu sebelumnya memajang wajah Kylian Mbappe selama perhelatan Piala Dunia 2026 musim panas lalu. Dengan target pasar anak-anak muda, penyerang berusia 27 tahun itu diharapkan bisa mendongkrak penjualannya.