NADIKABAR.COM — Raksasa layanan streaming Amerika Serikat (AS), Netflix, pada Selasa (20/10) melaporkan kenaikan laba bersih hampir 44 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal ketiga (Q3) 2026, namun menurunkan proyeksi pendapatan iklan setahun penuh di tengah melambatnya pertumbuhan pendapatan.
Berdasarkan laporan keuangan terbaru perusahaan tersebut, Netflix membukukan laba bersih sebesar 3,66 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp18.006) untuk kuartal yang berakhir pada 30 September, naik 44 persen dari 2,55 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu.
Pendapatan kuartalan naik 11,8 persen (yoy) menjadi 12,87 miliar dolar AS, dibandingkan dengan 11,51 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu. Laju pertumbuhan tersebut melambat dari 13,4 persen pada Q2 2026.