Menurut perseroan, penurunan CoF memberikan ruang bagi BSI untuk menjaga daya saing pembiayaan sekaligus mempertahankan profitabilitas di tengah dinamika industri perbankan.

Sementara pada sisi intermediasi, pembiayaan BSI tumbuh lebih agresif yakni sebesar 16,21 persen (yoy) mencapai Rp344 triliun hingga Agustus 2026.