NADIKABAR.COM — Kinerja PT Pegadaian (Persero) menjadi salah satu yang mendapat sorotan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 pada 14 Agustus lalu.
Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung peningkatan laba sejumlah BUMN pada enam bulan pertama 2026, termasuk Pegadaian.
"Pembenahan BUMN kita lakukan secara besar-besaran. Di 6 bulan pertama tahun 2026 ini, untung bersih PT Semen Indonesia naik 408,9%. 400%," ujar Prabowo, beberapa waktu lalu.
"Untung bersih PT Pupuk Indonesia naik 252,8%. Untung bersih PT Pertamina naik 86%. Untung bersih Pegadaian naik 84,4%," sambungnya.
Menurut Prabowo, peningkatan kinerja tersebut menunjukkan pembenahan dan pengelolaan BUMN dengan manajemen yang baik dapat menghasilkan pertumbuhan dalam waktu relatif cepat.
"Ini membuktikan dengan manajemen yang akal sehat, dengan niat tidak menipu, keberhasilan kita bisa datang dengan sangat cepat," kata Prabowo.
Sorotan tersebut sejalan dengan kinerja Pegadaian hingga 30 Juni 2026. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 6,59 triliun, tumbuh 84,4% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebesar Rp 3,57 triliun.
Aset dan Pembiayaan Tumbuh Signifikan
Pertumbuhan laba Pegadaian berjalan beriringan dengan ekspansi bisnis dan peningkatan skala usaha. Hingga akhir Juni 2026, total aset Pegadaian mencapai Rp 186,33 triliun, meningkat 53,9% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 121,1 triliun.