"Kedua korban telah dipulangkan kepada keluarga masing-masing untuk proses pemakaman," jelasnya.

Zulkifli mengatakan lokasi tambang ilegal ini memiliki tingkatan kerawanan karena ada banyak lubang tambang. Dia menyebut pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut penyebab tewasnya kedua korban.

"Untuk penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman," ujarnya.

Dua orang pria berinisial LR (50) dan JLU lebih dulu ditemukan tewas dalam lubang tambang sinabar ilegal pada Minggu (23/8) pukul 22.00 WIT. Kedua korban tewas usai melakukan penggalian lubang tambang di lokasi.