"Kedua korban meninggal diduga akibat keracunan asap mesin genset yang digunakan saat melakukan aktivitas di dalam lubang galian," kata AKBP Andi Zulkifli dalam keterangannya, Selasa (25/8).

"Asapnya masuk dan diduga menyebabkan kedua korban mengalami keracunan hingga meninggal dunia," beber Zulkifli.

Kedua korban lalu dievakuasi para penambang lainnya setelah mendapati informasi tersebut. Kini korban telah dievakuasi ke rumah duka di Dusun Pelita Jaya dan Dusun Loun, Kecamatan Seram Barat.

"Setelah kejadian, kedua korban telah dibawa oleh pihak keluarga ke dusun masing-masing," ujar Zulkifli.