"Sepertinya dia meleset, lalu pindah ke ruangan lain... dia menembak siswa lain di sana, yang meninggal. Sepertinya dua orang lainnya juga terluka, mungkin sebelum dia bunuh diri," imbuh wali kota tersebut.
Pihak sekolah secara terpisah mengkonfirmasi adanya dua korban jiwa, termasuk pelaku penembakan.
"Keselamatan siswa kami adalah prioritas utama kami," kata pihak sekolah dalam sebuah pernyataan.
"Kami telah berkoordinasi dengan orang tua dan wali untuk menjemput anak-anak mereka dan universitas telah memastikan keselamatan mereka yang tetap berada di kampus," imbuhnya.
Dalam sebuah video yang beredar di media lokal yang tampaknya disiarkan langsung di Facebook, laras senjata terlihat bergerak di lorong seperti dalam permainan video tembak-menembak, sebelum diarahkan ke ruang kelas dan ditembakkan.
Anak-anak berseragam sekolah kemudian terlihat berteriak dan bergegas menuju pintu keluar.
Akun Facebook terduga pelaku penembakan tersebut telah dinonaktifkan.