"Yang membuat kami terkejut sekaligus bangga, lagu karya Pak Hendropriyono ini langsung diputar dalam acara resmi General Assembly di Kamboja yang dibuka langsung oleh Perdana Menteri Kamboja. Diputarnya lagu ini dalam forum tertinggi tanpa ada komplain dari negara anggota lain menandakan bahwa anthem karya Indonesia ini sah dan diterima secara penuh oleh seluruh anggota VECONAC," ujar Kepala Biro Hubungan Luar Negeri DPP LVRI, Duta Besar Nur Syahrir Rahardjo.

Pencapaian ini, terang Nur Syahrir, menegaskan peran strategis Indonesia dan LVRI sebagai salah satu pendiri VECONAC. "Selain bangga, ini membuktikan bahwa posisi Indonesia sebagai founding father VECONAC masih diakui, dihormati, dan memiliki pengaruh besar di tingkat regional ASEAN," tutur Nur Syahrir.