"Saya menyarankan kepada Leo untuk hanya berlari pada momen-momen yang tepat, tidak perlu berlari di setiap kesempatan," ungkapnya.

Hal tersebut pun dilakukan Lionel Messi. Messi memang punya kecepatan lari yang kencang, tapi menyimpannya di momen-momen tertentu.

Juanjo Brau memberikan saran yang sama ke Barcelona untuk Lamine Yamal. Permainan fisik dengan intensitas tinggi akan menjadi bom waktu cedera di kemudian hari.

"Lamine mirip dengan Leo. Mereka adalah pemain yang sangat menentukan dan memiliki kemampuan kognitif tinggi, sehingga mereka selalu sangat fokus pada setiap situasi di lapangan," jelasnya.