Sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pertambangan masih mendominasi struktur ekonomi Lampung, dengan total nilai ekonomi mencapai Rp165,31 triliun pada 2025.

Dari jumlah tersebut, nilai yang berhasil dihilirisasi tercatat sebesar Rp72,31 triliun. Sementara itu, ada Rp89,99 triliun atau sekitar 54,4 persen yang masih belum tersentuh hilirisasi.

“Jadi bagaimana kolaborasi pemerintah provinsi, kabupaten di Indonesia, dan seluruh stakeholder dalam memperkuat daya saing, guna menjadikan Lampung layak untuk investasi,” jelasnya.

Di samping pangan dan energi, Pemprov Lampung juga menawarkan sektor pariwisata kepada para investor.