Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Bimo Epyanto mengatakan pihaknya bersama pemerintah daerah (Pemda) melakukan kurasi terhadap sejumlah proyek yang akan ditawarkan kepada investor.
Kurasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pemilik proyek dalam menyiapkan dokumen investasi yang lengkap.
“Jadi, nanti dengan dokumen-dokumen yang lengkap, calon investor bisa menilai tingkat risiko, kelayakan dari investasi, proyek investasi yang ditawarkan kepada investor. Itu yang kami lakukan,” tuturnya.
BI juga bekerja sama dengan mitra strategis untuk memetakan minat investor. Dengan demikian, kegiatan business matching diharapkan dapat mempertemukan pemilik proyek dengan calon investor yang sesuai.